Page 111 - Kewarganegaraan
P. 111

komponen pendukung”. Dipilihnya sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta
                      (sishankamrata)  dilatarbelakangi  oleh pengalaman  sejarah bangsa Indonesia sendiri.
                      Salah satu faktor penting suksesnya revolusi kemerdekaan tahun 1945 dan perjuangan
                      mempertahankan  kemerdekaan  yang  terletak  pada bersatu-padunya  kekuatan  rakyat,
                      kekuatan militer, dan kepolisian.
                         Keempat, aturan dasar mengenai kewajiban dan hak asasi manusia. Penghormatan
                      terhadap hak asasi manusia pasca Amandemen UUD NRI 1945 mengalami dinamika
                      yang luar biasa. Jika sebelummya perihal hak-hak dasar warganegara diatur dalam UUD
                      NRI 1945 hanya pada pasal 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33, dan 34, setelah Amandemen
                      keempat UUD NRI 1945 aturan dasar mengenai hal tersebut diatur tersendiri di bawah
                      judul Hak Asasi Manusia (HAM). Di samping mengatur perihal hak asasi manusia,
                      diatur juga mengenai kewajiban asasi manusia.
                         Selanjutnya, silakan Anda lakukan analisis terhadap hal-hal berikut. Hak-hak apa
                      saja yang dijamin dalam UUD NRI tahun 1945? Bandingkan dengan Deklarasi Hak
                      Asasi Manusia se-Dunia (universal declaration of human rights). Adakah persamaan/
                      perbedaan di antara keduanya?


                   4.  Aktualisasi dan Implementasi Harmoni Kewajiban dan Hak Warga Negara
                         Keseimbangan antara kewajiban dan hak warga negara merupakan faktor kunci yang
                      menentukan tercapainya tujuan berbangsa dan bernegara. Harmonisasi dapat terwujud
                      apabila  warga negara menjalankan  kewajiban dan haknya sesuai dengan peraturan
                      perundang-undangan. Artinya bukan kebebasan yang sebebas-bebasnya.
                         Sebagaimana kita pahami bersama bahwa tujuan sebuah bangsa mendirikan negara
                      adalah  untuk mencapai  kondisi ideal  yang diharapkan. Hal serupa juga terjadi  di
                      Indonesia  sebagaimana  dapat  kita  lihat  pada  alinea  keempat  pembukaan  UUD NRI
                      1945 “Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia
                      yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan
                      untuk memajukan  kesejahteraan  umum, mencerdaskan  kehidupan bangsa, dan ikut
                      melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan
                      keadilan sosial.”
                         Dari petikan di atas, maka jelas bahwa melindungi segenap bangsa Indonesia dan
                      seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan  kesejahteraan  umum, mencerdaskan
                      kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia merupakan tanggung jawab
                      sekaligus kewajiban yang harus dijalankan negara/pemerintah. Namun demikian, dalam
                      upaya  pencapaian  tujuan  tersebut  mesti  dilakukan  beberapa  strategi.  Salah  satunya
                      adalah  memastikan  siapa yang dimaksud “bangsa Indonesia” yang harus dilindingi,
                      diperhatikan kesejahteraannya, dan dicerdaskan itu?
                         Pada kegiatan belajar sebelumnya (KB VI) Anda sudah mempelajari ihwal tentang
                      kewarganegaraan Indonesia mulai dari siapa warga negara, apa itu kewarganegaraan, siapa
                      yang disebut penduduk, bagaimana memperoleh status kewarganegaraan, dan sebagainya.
                         Pernahkah Anda mendengar berita pernah ada penyaluran bantuan sosial yang tidak
                      tepat  sasaran?  Pernahkah Anda mendengar  atau/bahkan mengalami  kejadian  ketika
                      akan mengurus administrasi ke kantor kelurahan tidak dapat langsung dilayani karena
                      ada perbedaan data? Pernahkah Anda mendengar bahwa ada penduduk yang sudah
                      berusia di atas 17 tahun tetapi belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik? Tiga
                      persoalan ini merupakan contoh di mana kewajiban dan hak warganegara dan upaya
                      pemenuhan hak oleh negara tidak dapat berjalan harmonis.
                         Pada satu sisi, pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan kepada masyarakat
                      berdasarkan data yang ada, namun pada sisi yang lain masyarakat belum menjalankan
                      kewajibannya, dalam hal ini melakukan pendaftaran/pemutakhiran data. Jika demikian,

             108                                                  Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi
                                                                                          Pendidikan Kewarganegaraan
   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116