Page 18 - Kewarganegaraan
P. 18
Bhinneka Tunggal Ika untuk membentuk mahasiswa menjadi warga negara yang memiliki
rasa kebangsaan dan cinta tanah air.
Bagaimana konsep PKn secara teoritis menurut para ahli? Untuk menelusuri konsep
PKn menurut para ahli, Anda dapat mengkaji karya M. Nu’man Somantri, 2001; Abdul
Azis Wahab dan Sapriya, 2011; Winarno, 2013, dan lain-lain. Berikut ini ditampilkan satu
definisi PKn menurut M. Nu’man Somantri (2001) sebagai berikut:
Pendidikan Kewarganegaraan adalah program pendidikan yang berintikan demokrasi
politik yang diperluas dengan sumber-sumber pengetahuan lainnya, pengaruh-pengaruh
positif dari pendidikan sekolah, masyarakat, dan orang tua, yang semuanya itu diproses
guna melatih para siswa untuk berpikir kritis, analitis, bersikap dan bertindak demokratis
dalam mempersiapkan hidup demokratis yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945.
Tentu masih banyak definisi pendidikan kewarganegaraan menurut para ahli. Anda di-
anjurkan untuk menelusuri definisi PKn menurut para ahli lainnya. Cobalah Anda telu-
suri melalui sumber pustaka. Buatlah perbandingan pengertian PKn menurut tokoh,
lalu analisis dan buatlah simpulan.
Apa hakikat pendidikan kewarganegaraan setelah Anda menelusuri dan mengkaji
definisi pendidikan kewarganegaraan tersebut? Rumuskan pengertian PKn menurut
konstruksi Anda.
Selanjutnya, bagaimana urgensi pendidikan kewarganegaraan di negara kita? Mari
kita telusuri pentingnya pendidikan kewarganegaraan menurut para ahli dan peraturan
perundang-undangan. Tujuan pendidikan kewarganegaraan di mana pun umumnya
bertujuan untuk membentuk warga negara yang baik dan cerdas (good and smart citizen).
Cobalah Anda diskusikan dalam kelompok apa sajakah kriteria good citizen itu? Tulis-
lah hasil diskusi Anda pada tabel atau kolom. Kemudian, presentasikan hasil diskusi
kelompok ini pada diskusi kelas.
Apabila PKn memang penting bagi suatu negara, apakah negara lain memiliki
Pendidikan Kewarganegaraan? Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda dianjurkan untuk
menelusuri sejumlah literatur dan hasil penelitian tentang pendidikan kewarganegaraan di
sejumlah negara. Ada istilah kunci yang sudah banyak dikenal untuk menelusuri pendidikan
kewarganegaraan di negara lain. Berikut ini adalah istilah pendidikan kewarganegaraan
hasil penelusuran Udin S. Winataputra (2006) dan diperkaya oleh Sapriya (2013), Somantri
dan Winataputra (2017) sebagai berikut.
v Pendidikan Kewarganegaraan (Indonesia)
v Civics, Civic Education (USA)
v Citizenship Education (UK)
T
v a’limatul Muwwatanah, Tarbiyatul Watoniyah (Timteng)
v Educacion Civicas (Mexico)
v Sachunterricht (Jerman)
v Civics, Social Studies (Australia)
v Social Studies (USA, New Zealand)
v Life Orientation (Afrika Selatan)
v People and Society (Hongaria)
v Civics and Moral Education (Singapore)
v Obscesvovedinie (Rusia)
v Pendidikan Sivik (Malaysia)
Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi 15
Pendidikan Kewarganegaraan

