Page 31 - Kewarganegaraan
P. 31
C. MATERI PEMBELAJARAN
Gambar II.1. Apa yang menandakan bahwa mereka bangsa Indonesia?
Sumber:https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/artikel/keberagaman-dalam-masyarakat-
indonesia-9/
1. Konsep identitas nasional bagi bangsa Indonesia
Konsep identitas nasional dibentuk oleh dua kata dasar, yakni “identitas” dan
“nasional”. Kata identitas dalam Bahasa Inggris identity yang dapat berarti ciri. Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), identitas berarti ciri-ciri atau keadaan khusus
seseorang atau jati diri.
Dengan demikian identitas menunjuk pada ciri atau penanda yang dimiliki oleh
seseorang, pribadi. Identitas sebagai ciri dan penanda dapat pula diberlakukan pada
sekelompok orang, seperti suku atau bangsa. Bangsa menunjuk pada sekelompok orang
atau sebagai persekutuan hidup manusia dengan ciri-ciri tertentu. Penanda pribadi
diwujudkan dalam beberapa bentuk identitas diri, misalnya Kartu Tanda Penduduk (KTP),
ID Card, Surat Izin Mengemudi (SIM), Kartu Pelajar, Kartu Mahasiswa dan Nomor Pokok
Wajib Pajak (NPWP).
Lalu apa arti nasional? Nasional bermula dari kata nation (bahasa Inggris) yang
berarti bangsa. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata “nasional” berarti
bersifat kebangsaan; berkenaan atau berasal dari bangsa sendiri; meliputi suatu bangsa.
Dalam konteks pendidikan kewarganegaraan, identitas nasional lebih dekat dengan arti
jati diri yakni ciri-ciri atau karakeristik, perasaan atau keyakinan tentang kebangsaan
yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain. Apabila bangsa Indonesia
memiliki identitas nasional maka bangsa lain akan dengan mudah mengenali dan mampu
membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain.
Berdasar hal di atas identitas nasional dapat dimaknai sebagai ciri, kekhasan atau
penanda yang dimiliki bangsa sebagai pesekutuan hidup manusia. Identitas nasional selalu
berkaitan dengan bangsa, sebagaimana dikatakan HAR Tilaar (2007) bahwa identitas
nasional berkaitan dengan pengertian bangsa. Menurutnya, bangsa adalah suatu keseluruhan
alamiah dari seseorang karena daripadanyalah seorang individu memperoleh realitasnya.
Artinya, seseorang tidak akan mempunyai arti bila terlepas dari masyarakatnya. Dengan
kata lain, seseorang akan mempunyai arti bila ada dalam masyarakat. Dalam konteks
hubungan antarbangsa, seseorang dapat dibedakan karena nasionalitasnya sebab bangsa
menjadi penciri yang membedakan bangsa yang satu dengan bangsa lainnya.
Untuk mendalami lebih lanjut tentang apakah hakikat bangsa itu, silakan Anda
menelusuri berbagai referensi online yang ada. Misal di https://id.wikipedia.org/wiki/
Bangsa atau sumber lain misal di laman http://staffnew.uny.ac.id/upload/131576240/
pengabdian/hakekat-karakter-bangsa.pdf
28 Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi
Pendidikan Kewarganegaraan

