Page 175 - Kewarganegaraan
P. 175

70% Daerah Tertinggal di Timur Indonesia
                      Metrotvnews.com,  Jakarta:  Hingga  2014, masih  ada  113 kabupaten  yang  belum
                      berhasil lepas dari ketertinggalan. Sekitar 70% di antaranya  berada di wilayah
                      timur Indonesia.  “Kendala utama  untuk mengentaskan kabupaten  tersebut
                      adalah  kualitas  SDM  yang  rendah  dan  sulitnya  wilayah  geografis,”  sebut  Menteri
                      Pembangunan Daerah  Tertinggal  Helmy Faishal Zaini,  di Jakarta, Rabu (19/2).

                      Rendahnya kualitas SDM di wilayah tertinggal tecermin dari angka melek huruf yang
                      reratanya masih di bawah 30%. Rendahnya kualitas manusia, menurut Helmy menjadi
                      kendala utama. Pasalnya untuk membenahi kekusutan bidang SDM itu dibutuhkan
                      waktu tahunan. “Kalau kurang listrik atau jalan sih, mungkin bisa langsung dibangun.
                      Tapi kalau untuk melatih SDM perlu waktu lebih lama,” tuturnya.
                      Kendala utama yang lain adalah, wilayah tersebut terlalu terisolasi. Sehingga biaya
                      investasi yang dikeluarkan menjadi  sangat besar dan tidak sesuai dengan imbal
                      baliknya. Dia mencontohkan ada suatu kampung dengan letak posisi sangat terisolasi
                      yang hanya dihuni oleh 100 penduduk. Kalau PLN diminta membangun listrik di
                      sana dengan panjang lintasan ke lokasi hingga 70 km, lanjut dia, PLN tentu akan
                      menolak.  Untuk wilayah seperti itu, solusi yang disediakan, lanjut Helmy, adalah
                      dengan mendirikan pembangkit listri tenaga surya.

                      Deputi Pengembangan  Sumber Daya Kementerian Pembangunan Daerah
                      Tertinggal  (KPDT)  Agus Salim Dasuki menambahkan, rerata  tingkat  melek
                      huruf di  daerah  tertinggal,  khususnya seperti  di  Papua,  memang  sangat  rendah.
                      Guna mengatasi hal tersebut, bekerja  sama dengan Kementerian  Pendidikan dan
                      Kebudayaan (Kemendikbud) pada 2013 lalu dilakukan program pelatihan baca tulis
                      dan pendidikan keterampilan di 20 kabupaten tertinggal. Kemendikbud diberi tugas
                      mendidik  18 ribu orang dan KPDT 16 ribu orang. “Sistem pengajaran  dilakukan
                      dengan sistem training of trainer,” sebutnya.
                      Untuk tahun ini, program tersebut  akan diperluas  hingga ke 60 kabupaten.  Lebih
                      jauh Agus menambahkan, rerata Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang diukur
                      dari tingkat kesehatan dasar, lama pendidikan dan daya beli wilayah teringgal masih
                      rendah, yakni 69,6 point. Jumlah ini masih jauh di bawah rerata IPM nasional yang
                      mencapai 72,77.

                      Agus mengatakan, untuk mendongkrak IPM daerah tertinggal ke IPM nasional pada
                      saat ini memang sangat berat. Dia memprediksi, setidaknya dibutuhkan waktu hingga
                      16 tahun untuk mencapai itu.  Untuk itu, katanya, hingga 2014, pemerintah hanya
                      berharap IPM di daerah tertinggal bisa mencapai point 70,00. (Cornelius Eko Susanto)

                      Sumber:  http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2014/02/19/  3/217163/70
                      Daerah-Tertinggal-di-Timur-Indonesia


                        Berdasar isi berita di atas, cobalah Anda kemukakan potensi ancaman apa sajakah
                    yang kemungkinan muncul dan potensi keuntungan apa yang didapat dari wilayah yang
                    berciri nusantara ini. Lakukan dengan menyusun ringkasan tertulis seperti di bawah ini:








             172                                                  Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi
                                                                                          Pendidikan Kewarganegaraan
   170   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180