Page 180 - Kewarganegaraan
P. 180
KEGIATAN BELAJAR XII
WAWASAN NUSANTARA DALAM
MEMBANGUN JATI DIRI BANGSA
INDONESIA SERTA UNTUK
MEMERANKAN DIRI DALAM
PERGAULAN DUNIA
A. PENDAHULUAN
Jati diri sebuah bangsa salah satu syaratnya terjadi apabila masyarakatnya memiliki
pemahaman mengenai wawasan nusantara sebagai sebuah konsepsi dan pandangan kolektif
kebangsaan Indonesia. Wawasan Nusantara dapat diartikan sebagai sudut pandang bangsa
terhadap diri dan lingkungan berdasarkan ideologi bangsa, dalam konteks Indonesia dapat
diartikan sebagai cara pandang terhadap diri dan lingkungan berdasarkan Pancasila dan
UUD NRI 1945. Wawasan Nusantara dapat dikatakan sebagai landasan utama untuk
menyelenggarakan kehidupan secara nasional dan dalam konteks pergaulan dunia, atau dapat
juga dijadikan landasan ketahanan nasional.
Implementasi wawasan nusantara dapat tercermin dari pola pikir, sikap dan tindakan yang
senantiasa mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dari pada kepentingan pribadi
atau kelompok tertentu. Wawasan nusantara dapat dikatakan sebagai pola fundamental dalam
berpikir, bersikap dan bertindak dalam menghadapi berbagai masalah yang berkaitan dengan
kehidupan sosial kemasyarakatan, berkebangsaan, bernegara dan dalam konteks pergaulan
dunia.
Dalam konteks pergaulan internasional, wawasan nusantara memiliki arti penting bagi
individu warga negara dalam memosisikan diri sebagai bagian dari warga dunia. Wawasan
nusantara (wawasan ke luar) diperlukan agar peran serta warga negara dalam pergaulan global
yang berlandaskan pada kepentingan nasional. Pada kegiatan belajar (KB) XII ini, Anda akan
diajak untuk menelusuri bagaimana peran Indonesia dalam konteks pergaulan internasional
dengan tetap menempatkan kepentingan nasional di atas segalanya. Hal ini penting, karena
merupakan bentuk kecintaan Anda terhadap tanah air Indonesia.
B. SUB-CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (SUB-CPMK)
1. Terbuka dan tanggap terhadap dinamika historis, dan urgensi masa depan Wawasan
Nusantara sebagai konsepsi dan pandangan kolektif keberbangsaan dan kebernegaraan
Indonesia dalam konteks pergaulan dunia
2. Menganalisis dinamika historis, dan urgensi peran Indonesia dalam konteks pergaulan
internasional yang berlandaskan kepentingan nasional
3. Menyajikan hasil kajian perseorangan mengenai suatu kasus dinamika historis, dan urgensi
peran Indonesia dalam konteks pergaulan dunia yang berlandaskan kepentingan nasional.
C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Esensi dan Urgensi Pergaulan Internasional bagi Bangsa Indonesia
Manusia sebagai mahluk sosial tidak dapat hidup sendiri untuk memenuhi segala
Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi 177
Pendidikan Kewarganegaraan

