Page 181 - Kewarganegaraan
P. 181

macam kebutuhannya. Begitu juga dengan Indonesia, sebagai sebuah bangsa dan negara
                    tidak dapat hidup tanpa membangun kerjasama dengan bangsa-bangsa lainnya. Kebutuhan
                    untuk membangun jalinan kerjasama dengan bangsa-bangsa lain tidak lain adalah untuk
                    memenuhi agenda pencapaian tujuan nasional.
                        Bahkan,  jika  kita  telisik  kembali  syarat  berdirinya  negara,  adanya  “pengakuan
                    kemerdekaan  dari negara yang berdaulat”  merupakan  salah satu syarat secara  de jure
                    yang harus diperoleh oleh sebuah negara. Adanya pengakuan dari negara yang berdaulat
                    ini kemudian menjadi jalan bagi Indonesia untuk dapat membangun hubungan dengan
                    negara-negara lainnya, karena posisinya yang sudah sejajar dengan negara-negara merdeka
                    lainnya.
                        Jalinan  hubungan  internasional  bagi  suatu  negara,  termasuk  Indonesia  amatlah
                    penting,  terutama  jika  dilihat  dari  manfaat  yang dapat  diperoleh  dengan  melakukan
                    hubungan tersebut. Dalam konteks ini, hubungan internasional merupakan suatu keharusan
                    sebagai akibat adanya kesalingtergantungan dan kompleksitas kehidupan manusia dalam
                    masyarakat internasional sehingga tidak memungkinkan adanya suatu negara yang menutup
                    diri dari dunia luar (Perwita & Yani, 2005).
                        Jika melihat rumusan di atas, dapat kita pahami bahwa terjadinya hubungan internasional
                    didasari oleh adanya pihak-pihak (negara) yang saling tergantung antarsatu dengan yang
                    lainnya. Hubungan internasional merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-
                    kesatuan sosial tertentu, termasuk studi tentang keadaan-keadaan relevan yang mengelilingi
                    interaksi tersebut (McClelland, 1990). Proses interaksi tersebut paling tidak terjadi pada
                    dua  pihak  yang  masing-masing  memiliki  sumber  daya  yang  saling  mempengaruhi.
                    Interaksi dapat terjadi antarnegara, Inter Governmental Organization (IGO), International
                    Non-Government Organization (INGO), maupun individu sebagaimana dapat dilihat pada
                    gambar berikut.






                      Negara                                                               Negara
                      IGO                                                                  IGO
                      INGO                                                                 INGO
                      Individu                                                             Individu




                                   Gambar XII.1. Interaksi Antar Negara (McClelland, 1990)


                        Melihat gambar di atas, pernahkah  Anda berinteraksi dan membangun hubungan
                    dengan individu yang berasal dari negara lain? Sudah berapa lama Anda berinteraksi dengan
                    individu tersebut? Pastinya ada orientasi yang ingin diraih dengan membangun hubungan
                    tersebut, salah satunya adalah memperlebar jejaring pertemanan. Interaksi antarindividu
                    lintas negara seperti ini merupakan salah satu contoh hubungan internasional.
                        Hubungan internasional dalam konteks saat ini tidak hanya terbatas pada satu bidang
                    tertentu saja, melainkan melibatkan berbagai fenomena sosial menyangkut aspek ideologi,
                    politik, hukum, ekonomi, sosial, budaya, lingkungan hidup, dan pertahanan keamanan yang
                    melintasi batas nasional suatu negara antara actor-aktor, baik yang bersifat pemerintah
                    maupun non pemerintah, termasuk kajian mengenai kondisi-kondisi relevan yang mengitari
                    interaksi tersebut (Jemadu, 2008).
                        Melihat berbagai penjelasan di atas, maka esensi dan urgensi pergaulan internasional


             178                                                  Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi
                                                                                          Pendidikan Kewarganegaraan
   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186