Page 49 - Kewarganegaraan
P. 49
bisa disatukan dalam kerangka integrasi nasional. Selanjutnya kita akan menelusuri
jenis-jenis integrasi.
Myron Weiner dalam Ramlan Surbakti (2010) menggunakan istilah integrasi politik
daripada integrasi nasional. Menurutnya integrasi politik adalah penyatuan masyarakat
dengan sistem politik. Integrasi politik dibagi menjadi 5 (lima) jenis, yakni 1) integrasi
bangsa, 2) integrasi wilayah, 3) integrasi nilai, 4) integrasi elit-massa, dan 5) integrasi
tingkah laku (perilaku integratif). Pengertian dari lima jenis integrasi politik atau
nasional tersebut sebagai berikut.
Integrasi bang-
sa menunjuk pada
proses penyatuan
berbagai kelompok
budaya dan sosial
dalam satu kesatuan
wilayah dan dalam
suatu pembentukan
identitas nasional
Gambar III.2 Budaya yang beragam bersatu.
Sumber: : http://melayuonline.com/ind/article/read/446/
Integrasi wilayah
menunjuk pada ma-
salah pembentukan
wewenang kekua-
saan nasional pusat
di atas unit-unit so-
sial yang lebih kecil
yang beranggotakan
kelompok kelom-
pok sosial budaya
masyarakat tertentu. Gambar III.3 Integrasi wilayah dapat menyatukan wilayah negara
Sumber : https:// http://national-oceanographic.com/article/berdaulat-
lewat-deklarasi-djuanda
Integrasi elit massa
menunjuk pada ma-
salah penghubungan
antara pemerintah
dengan yang diper-
intah. Mendekatkan
perbedaan-perbe-
daan mengenai as-
pirasi dan nilai pada
kelompok elit dan
massa.
Gambar III.3 Pemimpin yang dekat dengan rakyat akan mampu
mengintegrasikan
Sumber : radarpekalonganonline.com
46 Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi
Pendidikan Kewarganegaraan

