Page 166 - Kewarganegaraan
P. 166
hidupnya tersebut?
Perhatikan peta wilayah Indonesia berikut ini.
Gambar XI.1. Peta Wilayah Indonesia
(Sumber: https://indonesia.go.id/peta-indonesia/22)
Bagaimana Anda memandang wilayah Indonesia tersebut? Sebagai sebaran pulau-
pulau yang dipisahkan oleh lautan? Ataukah sebaran pulau-pulau yang dihubungkan oleh
lautan? Sebagai sebaran pulau dalam satu kesatuan? Ataukah sebaran pulau yang saling
terpisah?
Sekarang Anda cari kembali peta wilayah Indonesia dari berbagai sumber.
Kemungkinan Anda akan mendapatkan gambar-gambar wilayah Indonesia yang berbeda-
beda. Bagaimana Anda memandang Indonesia ini?
Untuk membangun semangat kebangsaan dan cinta tanah air, meskipun tampak bahwa
wilayah Indonesia itu terdiri dari banyak pulau dengan lautan yang luas, kita memandang
wilayah Indonesia itu tetap merupakan satu kesatuan, sebagai satu wilayah. Kemudian,
meskipun tampak bahwa bangsa Indonesia itu terdiri dari beragam suku dengan latar
belakang yang berbeda, kita juga memandang bangsa Indonesia itu tetap merupakan satu
kesatuan, sebagai satu bangsa Mengapa harus demikian?
Jadi, bangsa Indonesia memandang wilayah berikut bangsa yang ada di dalamnya
sebagai satu kesatuan. Itulah esensi atau hakikat dari wawasan nusantara. Hakikat atau
esensi wawasan nusantara adalah “persatuan bangsa dan kesatuan wilayah”. Perhatikan
rumusan Wawasan Nusantara dalam GBHN 1998 berikut ini:
“Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri
dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan
wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”.
Setelah Anda menemukan pengertian wawasan nusantara dari berbagai sumber,
termasuk hasil simpulan Anda, lalu apa urgensi atau arti pentingnya wawasan nusantara
itu?
Berikut ini contoh pendapat seorang warga :
Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi 163
Pendidikan Kewarganegaraan

