Page 157 - Kewarganegaraan
P. 157
melakukan pelanggaran hukum menunjukkan, bahwa hukum masih perlu ditegakkan.
Persoalannya, penegakan hukum di Indonesia dipandang masih lemah. Dalam beberapa
kasus, masyarakat dihadapkan pada ketidakpastian hukum. Rasa keadilan masyarakat
pun belum sesuai dengan harapan. Sebagian masyarakat bahkan merasakan bahwa aparat
penegak hukum sering memberlakukan hukum bagaikan pisau yang tajam ke bawah tetapi
tumpul ke atas. Apabila hal ini terjadi secara terus-menerus, apalagi telah menjadi suatu
pembiaran, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi revolusi hukum. Oleh karena
itu, tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia pada saat ini adalah menghadapi
persoalan penegakan hukum di tengah maraknya pelanggaran hukum di segala strata
kehidupan masyarakat.
• Setelah Anda mengenal masalah-masalah dan tantangan yang dihadapi dalam
sistem hukum di negara kita, apakah gagasan, pendapat kritis, atau usulan Anda
untuk memperbaikinya?
• Secara berkelompok, Anda dianjurkan untuk mendiskusikan masalah-masalah
yang terkait dengan penegakan hukum, kemudian Anda presentasikan hasil diskusi
tersebut di depan kelas.
Apabila Anda telah menggali dan mengkaji informasi pada subbab di atas, khususnya
tentang lembaga negara yang terkait dengan kekuasaan kehakiman dan badan-badan serta
aparatur penegak hukum, maka sebenarnya negara kita telah memiliki perangkat penegakan
hukum yang memadai. Persoalannya, apakah lembaga-lembaga negara dan badan-badan
penegakan hukum tersebut telah berjalan dan berfungsi sesuai dengan tugasnya? Benarkah
aparatur penegak hukum telah bertugas dengan baik? Perlu diingat bahwa aparatur penegak
hukum bukan warga negara biasa, ia harus menjadi contoh teladan bagi warga negara lain
yang statusnya bukan aparatur penegak hukum.
Di era globalisasi yang penuh dengan iklim materialisme, banyak tantangan yang
dihadapi oleh aparat penegak hukum. Mereka harus memiliki sikap baja, akhlak mulia,
dan karakter yang kuat dalam menjalankan tugas. Dalam hal ini, aparatur penegak hukum
harus kuat dan siap menghadapi berbagai cobaan, ujian, godaan yang dapat berakibat
jatuhnya wibawa sebagai penegak hukum. Penegak hukum harus tahan terhadap upaya
oknum masyarakat atau pejabat lain yang akan mencoba menyuap, misalnya.
Selain itu, Pemerintah perlu melakukan upaya preventif dalam mendidik warga negara
termasuk melakukan pembinaan kepada semua aparatur negara secara terus-menerus.
Apabila hal ini telah dilakukan, maka ketika ada warga negara yang mencoba melakukan
pelanggaran hukum pihak aparatur penegak hukum harus bekerja secara profesional dan
berkomitmen menegakkan hukum.
5. Esensi dan Urgensi Penegakan Hukum yang Berkeadilan Indonesia
Pernahkah Anda berpikir apa yang akan terjadi seandainya pada sebuah bangsa tidak
ada peraturan hukumnya? Atau mungkin peraturan hukum sudah ada, namun apa yang akan
terjadi apabila di negara-bangsa tersebut tidak ada upaya penegakan hukum? Benarkah
penegakan hukum itu penting dan diperlukan? Sebagaimana telah dikemukakan, sudah
lama Cicero menyatakan Ubi Societas Ibi Ius, di mana ada masyarakat, di sana ada hukum.
Bahkan, apabila kita kaji kitab suci yang diturunkan oleh Tuhan Yang Maha Esa, Anda pasti
akan menemukan betapa banyak aturan-aturan yang dinyatakan dalam setiap ayat dalam
kitab suci tersebut. Namun, tampaknya ada peraturan hukum saja tidak cukup. Tahap yang
lebih penting adalah penegakan dan kepastian hukum.
Penegakan hukum bertujuan untuk mewujudkan peraturan hukum demi terciptanya
154 Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi
Pendidikan Kewarganegaraan

